Selasa, 17 April 2012

Guardiola: Tak Mudah Kalahkan Chelsea

London - Untuk pertama kalinya sejak 2009, Pep Guardiola akan kembali ke Stamford Bridge. Kalau sebelumnya dia dan Barcelona menjalani laga sulit di sana, kali ini Guardiola memprediksikan hal serupa akan terjadi lagi.

Guardiola pernah dibuat deg-degan kala Barca bertemu Chelsea di semifinal Liga Champions musim 2008/2009. Setelah leg pertama imbang 0-0, Los Cules sempat terjepit di pertemuan kedua di kandang The Blues.

Saat itu, Barca tertinggal satu gol sejak menit-menit awal. Posisi mereka makin sulit setelah Eric Abidal dikartu merah pada babak kedua.

Namun, berkat kerja keras tanpa kenal lelah, pasukan Guardiola akhirnya bisa menyamakan skor pada masa injury time lewat gol Andres Iniesta. Skor 1-1 meloloskan Barca ke final di mana mereka kemudian tampil sebagai kampiun.

"Saya ingat pertandingan itu dan itu memang sangat sulit. Di pertandingan kedua mereka menyusun serangan balik dan itu sangat menyulitkan, khususnya saat kami kehilangan satu pemain dan harus meneruskan 30 menit terakhir dengan sepuluh orang," ungkap Guardiola di situs resmi UEFA.

"Chelsea sudah mengubah sejumlah hal (sejak 2009) dan punya beberapa manajer berbeda. Tapi, pemain-pemain utama mereka masih sama dan mereka masih punya semangat yang sama, jiwa yang sama, dan fondasi yang sama," lanjut pria 41 tahun itu.

"Chelsea adalah tim yang sangat kuat. Walaupun mereka tidak konsisten di liga, mereka sangat kuat di kompetisi ini dan akan sulit untuk menang," imbuhnya.

"Mereka sulit dikalahkan dan sangat konsisten di kandang di Liga Champions. Mereka selalu menang dalam lima pertandingan," kata Guardiola.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.