Kamis, 31 Mei 2012

Cara Mengobati Gangguan Sistem Percernaan Sembelit

Cara Mengobati Gangguan Sistem Percernaan Sembelit | Gangguan Sistem Percernaan Sembelit Dan Cara Mengobatinya - Apakah yang dimaksud dengan sembelit? Sembelit, juga dikenal dengan nama konstipasi, adalah gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan manusia yang ditandai dengan sukar buang air besar. Sembelit terjadi jika makanan dari lambung masuk ke usus terlalu lambat sehingga terlalu banyak air yang diserap dari makanan dan feses menjadi keras.



Pola hidup masyarakat modern yang memiliki kegemaran mengkonsumsi junk food dan makanan cepat saji bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang berupa sembelit. Sembelit dapat dihindari dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, misalnya buah-buahan dan sayuran. Buah pepaya adalah jenis makanan yang dipercaya oleh banyak orang bisa membantu mengatasi masalah BAB yang tidak lancar.

Cara pencegahan sembelit yang lain adalah dengan mengurangi makanan berlemak dan daging, serta lebih banyak minum air putih. Para ahli menyarankan kita agar minum air putih minimal 6 gelas per hari. Konsumsi air yang cukup bukan hanya mengurangi resiko terkena konstipasi, tetapi juga menjaga kesegaran kulit dan wajah.

Selain itu, makanan berserat dapat mencegah sembelit karena dapat merangsang aktifitas saluran usus untuk mengeluarkan feses secara teratur, dan di dalam usus besar dapat menyerap banyak air, sehingga feses menjadi lunak. Makanan berserat juga dapat melindungi tubuh dari resiko terkena kanker usus karena membantu penyerapan karsinogen (bahan kimia penyebab kanker) dan mengeluarkannya dari usus besar.

Menurut dr. Purnamawati, konsumsi makanan berserat yang menghasilkan feses lunak akan menyebabkan tekanan pada intrakolon dan intraduadinum pada saat buang air besar menjadi berkurang sehingga dapat mengurangi resiko terserang penyakit wasir (ambeien). Tentu Anda tidak ingin terkena penyakit wasir karena tidak suka makan sayur. Sayuran bisa diolah dalam berbagai bentuk sehingga dapat menambah selera makan.

Meski demikian, konsumsi makanan berserat juga harus dikendalikan secara tepat. Jika mengkonsumsi makanan berserat terlalu banyak dapat menyebabkan perut kembung karena enzim yang dihasilkan oleh bakteri pengurai selulosa menghasilkan gas. Semoga tips kesehatan ini bisa berguna untuk Anda.


Pebri Prawito Rating: 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.