Kamis, 17 Mei 2012

Cara Pacaran yang Sehat

Cara Pacaran yang Sehat | Cara Pacaran yang sehat dan benar  | Cara Pacaran Yang Baik dan Benar | Tips Pacaran Yang Baik dan Benar - Tips tips pacaran yang sehat dan benar  - Pacaran merupakan sebuah fase hubungan yang melibatkan perasaan cinta antara pria dan wanita sebelum menikah. Sayangnya, pacaran yang sejatinya merupakan sebuah proses
untuk saling mengenal sering disalahartikan sebagai kebebasan berinteraksi dengan lawan jenis. Oleh sebab itu, diperlukan tips pacaran yang sehat.
Sehat Fisik
Pacaran yang sehat secara fisik ditunjukkan dengan tidak ditemuinya bentuk kekerasan fisik yang dilakukan terhadap pasangan. Kekerasan fisik biasanya dilakukan oleh kaum pria.

Sehat Psikis
Pacaran sehat secara psikis ditandai dengan sikap-sikap bijak sepasang individu yang terlibat dalam hubungan. Mereka mampu mengendalikan emosi, berempati terhadap pasangan, saling menghargai, saling percaya, dan saling menghormati. Dengan begitu, hubungan percintaan akan menciptakan kenyamanan dan keterbukaan.

Sehat Sosial
Pernah mendengar atau melihat seseorang yang pergaulannya dikekang oleh pacar? Contoh tersebut merupakan sebuah hubungan yang tidak sehat. Bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial yang perlu berinteraksi dengan sesama. Meskipun sudah terikat komitmen pacaran, sebaiknya pasangan tidak berlaku saling mengikat dalam ranah sosial.

Sehat Seksual
Secara biologis, remaja atau dewasa yang tengah menjalin hubungan pacaran berada dalam fase perkembangan dan kematangan seks. Oleh sebab itu, diperlukan kendali untuk mengontrol gairah seks sehingga tidak terjerumus seks pranikah. Jika aktivitas pacaran sudah disejajarkan dengan aktivitas seksual, berarti pacaran tersebut tidak sehat.

Tips tips Pacaran yang Sehat

Berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa dilakukan agar Anda menjalani sebuah hubungan yang sehat.

Perjelaslah pengetahuan serta sikap pribadi tentang cinta dan seks. Kesadaran terhadap nilai-nilai atau norma yang berlaku dapat dijadikan salah satu pengontrol.

Kenali dan perhatikanlah beberapa mitos menyesatkan mengenai cinta dan seks.

Jika gaya pacaran Anda telah bersinggungan dengan aspek seksualitas, sebaiknya segera bertanya pada pihak yang tepat.

Pandai-pandailah memilih teman agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

Ingat, pada usia remaja, pacaran tentu hanya berorientasi pada proses saling mengenal dan bukan untuk melakukan hubungan seks.

Upayakan tetap berkomunikasi dengan orangtua atau orang terdekat, terutama jika ada masalah, agar mereka bisa mendampingi Anda dan pasangan. Sebaiknya, kenalkan pacar pada orangtua.

Terapkan pola pacaran berlandaskan cinta yang tidak mengekang kebebasan bergaul, tidak ada kekerasan fisik, dan terhindar dari penderitaan batin.

Pebri Prawito Rating: 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.