Minggu, 20 Mei 2012

Drogba Sempat Dihantui Kegagalan Final Piala Afrika

Drogba Sempat Dihantui Kegagalan Final Piala Afrika

 Februari lalu Didier Drogba mengalami nasib nahas. Bersama negaranya tim nasional Pantai Gading dia gagal mengeksekusi penalti ke gawang Zambia pada partai final Piala Afrika. Kegagalan itu menyebabkan Pantai Gading gagal meraih trofi juara Piala Afrika.

Kejadian buruk itu ternyata sempat menghantui Drogba pada saat ditunjuk sebagai eksekutor terakhir Chelsea pada final Champions melawan Bayern Muenchen. Beruntungnya, Drogba mampu mengusir hantu tersebut dan akhirnya jadi penentu kemenangan The Blues.

"Saya memang selalu percaya diri tapi masih ada bayangan di kepalaku tentang kegagalan di Piala Afrika. Ketika saya jadi penentu kemenangan buat timku selalu saja ada kesulitan tapi kali ini saya mampu melakukannya dengan baik," kata Drogba dilansir UEFA.com, Minggu (20/5).

Drogba sangat pantas disebut sebagai pahlawan kemenangan Chelsea. Dia setidaknya dua kali menyelematkan Chelsea di Allianz Arena. Pertama dia mencetak gol balasan setelah Chelsea tertinggal satu gol di menit-menit akhir pertandingan.

Selanjutnya Drogba melakukan tugas dengan sempurna melalui sepakan penalti terakhir yang jadi penentu kemenangan Chelsea. Tapi jika ada orang yang harus diberi apresiasi Drogba adalah kiper Petr Cech.

Setelah mencetak gol balasan dan sebelum terjadi adu penalti Drogba sempat melakukan kesalahan fatal dengan melakukan pelanggaran terhadap Franck Ribery yang berujung hukuman penalti buat Chelsea. Beruntungnya Cech berhasil menggagalkan penalti Arjen Robben dan Chelsea pun terhindar dari kekalahan.

Andai saja penalti Robben berhasil menembus gawang Cech maka tamatlah riwayat Chelsea di pertandingan ini. "Cech salah satu kiper terbaik dunia di melakukan banyak penyelamatan. Saya ingin memberinya sesuatu yang berharga," kata Drogba.

Drogba memang jadi sosok sorotan utama setelah Chelsea Menjadi Juara Liga Champions. Usai pertandingan dia terlihat sangat emosional. Ini sangat wajar sebab bisa jadi ini adalah persembahan terakhirnya buat The Blues dan masa depannya pun di Chelsea belum tentu terus berlanjut.

"Saya sungguh bahagia, saya tak tau harus mengatakan apa lagi untuk mendeskripsikan apa yang saya rasakan saat ini. Hari ini saya tersenyum, pada final di Moskow kami mengalami banyak kesulitan tapi hari ini kami mampu mengubahnya," pungkas Drogba.(Tribunnews.com/cen)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.