Sabtu, 19 Mei 2012

Lima Langkah Meraih Kesuksesan


Dalam perjalanan hidup manusia, yang namanya usaha atau perjuangan sudah pasti menjadi bagian yang tak terpisahkan. Perjuangan untuk mendapatkan pekerjaan, kekayaan, popularitas, kedudukan, kemenangan, dan lain sebagainya. Bahkan untuk mendapatkan kekasih pujaan hati tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selalu ada usaha untuk memperjuangkan, entah dengan cara mudah atau cara sulit. Tapi apa pun bentuk usaha itu merupakan bagian dari romantika dan dinamika kehidupan!
Ada lima hal yang perlu dicermati agar apa yang kita perjuangkan membawa hasil maksimal, setidaknya tercapai target atau tujuan. Diantaranya:

1. Persiapan / Perencanaan

Segala sesuatu jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan diperlukan persiapan atau perencanaan matang. Jangan melakukan suatu tindakan/perbuatan/kegiatan yang tidak berdasar pada perencanaan dan persiapan. Pepatah mengatakan; sedia payung sebelum hujan, sehingga tidak akan terjadi nasi sudah menjadi bubur atau sesal kemudian tiada guna!

2. Pelajari

Dalam menjalankan suatu usaha atau kegiatan, pelajari dulu situasi, kondisi, atau peta permasalahan yang dihadapi. Tentukan dulu skala prioritas dan target yang akan dicapai. Cari peluang dan kesempatan seefektif mungkin yang disesuaikan dengan bakat, kemampuan, ketrampilan, kompetensi dan kapabilitas kita. Jangan memaksakan diri mencapai target yang di luar kemampuan atau melenceng dari kapasitas pendidikan dan profesional. Sebagai contoh; jika seseorang bercita-cita menjadi pilot atau penerbang, akan sia-sia saja belajar di sekolah jurusan akuntansi.

3. Latihan

Suatu keberhasilan akan tercapai bila diawali dengan latihan yang baik. Apa pun bentuk usaha/kegiatan dalam upaya mencapai keberhasilan mesti melewati proses latihan (training). Tidak ada keberhasilan dan kesuksesan tanpa proses. Semua mengikuti hukum sunatullah atau sebab akibat. Bersebab oleh latihan atau training, seseorang menjadi lebih tahu, lebih trampil, lebih kompeten dan kompatibel terhadap bidang yang dijalaninya. Pesohor sepak bola tak akan muncul begitu saja. Dia mesti melalui proses belajar dan latihan yang panjang. Dalam hidup ini tak ada istilah sekali jadi, pasti ada proses dan tahapan latihan yang mesti dilalui. Buah saja sebelum matang mesti diawali dengan bentuk mentah (istilah Jawa: penthil).

4. Ketekunan

Jika sebuah usaha/kegiatan sudah dijalani, maka tinggal diasah dengan ketekunan. Walaupun perencanaan/persiapan sudah matang dan proses latihan dijalani, tetapi bila tidak diiringi dengan ketekunan maka hasilnya akan nihil. Banyak orang berhenti di tengah jalan atau gagal mencapai target yang diharapkan karena dihinggapi pesimisme dan putus asa. Mereka kurang tekun dan kurang sabar. Bahwa dalam sebuah perjuangan ada kegagalan atau kekalahan, itu bagian dari proses pematangan atau pendewasaan. Justru dari kegagalan itu bisa dilihat dimana kelemahan atau kekurangan kita. Karenanya resep ketekunan ini terus dipelihara agar upaya yang kita lakukan akan berbuah manis nantinya.

5. Kedisiplinan

Salah besar bila kesuksesan atau kemenangan sudah diraih di tangan lantas kita akan selamanya dianggap kampiun. Kita akan terus berada di atas. Tidak! Semakin tinggi pohon, semakin besar angin yang menggoyang. Persaingan dan kompetisi akan terus berjalan. Kejatuhan siap mengintai di belakang. Banyak faktor dan sebab yang menjadikan seseorang jatuh. Kunci untuk mempertahankan apa yang telah dicapai adalah dengan kedisiplinan. Disiplin dalam memelihara prestasi yang dicapai, disiplin dalam latihan, disiplin dalam menjaga konsistensi, disiplin dalam profesionalisme, disiplin dalam menjaga semangat, dan disiplin dalam segala hal yang menyangkut usaha/kegiatan yang dijalankan.
Demikian, semoga tips di atas akan banyak berguna dan bermanfaat bagi pembaca sekalian! VNP3Z2CVP9K4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.