Senin, 21 Mei 2012

Selama Euro, Polisi Ukraina Diminta Lebih 'Lunak'

Selama Euro, Polisi Ukraina Diminta Lebih 'Lunak'

http://beritasepakboladunia88.blogspot.com Kiev - Polisi Ukraina acap dituding berlebihan dalam menunaikan tugasnya. Untuk itu, kepolisian di negara tersebut diminta untuk bertindak lebih toleran dan lunak di gelaran Piala Eropa mendatang.

Ukraina, negara tuan rumah Euro 2012 bersama Polandia, diprediksi akan kedatangan sekitar 700 ribu suporter sepakbola dari penjuru dunia yang berniat menyasikan pertandingan-pertandingan di empat kota besar Ukraina--Kiev, Lviv, Kharkiv, dan Donetsk.

"Kami harap polisi kami akan berorientasi kepada pelayanan dan lebih bertoleransi kepada para suporter. Kami sudah beberapa kali menyatakan harapan itu kepada kolega kami di Kementerian Dalam Negeri," kata Direktur Euro 2012 di Ukraina, Markian Lubkivsky, di Reuters.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Selain karena citra kepolisian Ukraina yang kurang bagus, menurutnya pertandingan-pertandingan yang dihelat di negara itu pun memiliko risiko gangguan keamanan yang kecil.

"Kami belum mendapatkan indikasi apapun dari kepolisian maupun dari petugas keamanan yang membuat kami harus merisaukan faktor keamanan di stadion-stadion atau di Ukraina," kata Lubkivsky.

Sejauh ini, organisasi hak asasi manusia kerap menuding polisi Ukraina seringkali menggunakan tindakan berlebihan dalam menghadapi tersangka. Amnesty International pun telah mengimbau Ukraina untuk mengadopsi aturan yang bisa mengerem potensi kekerasan dari polisi selama gelaran Euro.

"Jika situasi masih seperti ini, fans yang mendatangi Euro 2012 berada di bawa ancaman tindak kekerasan dari polisi," kata pengampanye Amnesty International di Ukraina, Max Tucker, pada bulan ini.

Kelompok suporter di Ukraina juga telah memberi peringatan kepada para suporter asing dan menuding kepolisian di negara tersebut telah menggunakan senjata kejut listrik terhadap para suporter dalam partai liga di Donetsk bulan ini.

"Mereka (polisi) sudah menggunakan fitur baru selain hukuman ilegal, denda, sanksi, dan kekerasan polisi. Fitur baru ini adalah siksaan kejut listrik," tulis kelompok itu di situsnya.

"Suporter Ukraina sudah diperlakukan seperti itu dan pengunjung Euro 2012 ada di antrian berikutnya. Jadi para tamu yang budiman, lupakan hak asas Anda, ini bukan Eropa, ini Euro 2012," lanjut mereka.

Di Euro 2012 mendatang, Ukraina rencananya akan mengerahkan sekitar 23 ribu polisi yang kini juga sudah memberikan jaminan keamanan dan perlindungan, tanpa menggunakan kekerasan.

"Dengan setia kami akan memberikan seluruh bantuan kepada para penduduk kami dan juga orang asing. Kami paham bahwa citra Ukraina juga bergantung kepada kami," tegas juru bicara polisi Volodymyr Polishchyuk.
(dtc/krs) Sumber: detiksport

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.